LPG Lagi Susah Dicari? Ini 7 Trik Rahasia Menghemat Gas Dapur Agar Awet Lebih Lama!

Belakangan ini, kelangkaan gas LPG sedang menjadi perbincangan di mana-mana. Mulai susah dicari, harganya pun kadang ikut melonjak. Bikin pusing ibu-ibu di rumah, kan? Mengingat kompor adalah “jantung” dari dapur keluarga, kita harus putar otak agar stok gas yang ada saat ini bisa bertahan lebih lama.

Jangan panik dulu! Sambil menunggu pasokan kembali normal, ada beberapa kebiasaan kecil di dapur yang ternyata bisa menghemat penggunaan gas LPG secara signifikan. Yuk, mulai terapkan 7 trik rahasia berikut ini:
1. Siapkan Semua Bahan Sebelum Menyalakan Kompor
Sering memotong sayur atau meracik bumbu saat api kompor sudah menyala? Kebiasaan ini membuang gas dengan sia-sia. Biasakan untuk menyiapkan semuanya terlebih dahulu. Cuci, potong, dan taruh semua bahan di dekat kompor. Begitu semuanya siap, barulah nyalakan api.
2. Gunakan Ukuran Panci yang Pas dengan Tungku
Jika Anda memasak dengan panci kecil namun ditaruh di tungku besar dengan api maksimal, panas api akan menjalar ke luar panci dan terbuang percuma. Selalu sesuaikan ukuran wajan atau panci dengan lebar tungku agar panas terpusat di bagian bawah alat masak.
3. Biasakan Menutup Panci Saat Memasak
Trik ini sangat sederhana tapi luar biasa ampuh. Menutup panci saat merebus air, membuat sup, atau mengungkep lauk akan menjebak uap panas di dalam panci. Hasilnya, suhu lebih cepat naik, makanan matang lebih cepat, dan gas yang digunakan otomatis lebih sedikit.
4. Bersihkan Tungku Kompor Secara Rutin
Coba perhatikan warna api kompor Anda. Apakah berwarna biru bersih atau kemerahan? Api yang berwarna merah atau oranye kemerahan biasanya menandakan adanya kotoran, cipratan minyak, atau kerak pada corong tungku yang menyumbat aliran gas. Bersihkan secara rutin agar pembakaran gas sempurna, menghasilkan api biru yang lebih panas dan efisien.
5. Rendam Bahan Makanan Keras Sebelum Dimasak
Memasak bahan makanan keras seperti daging, urat, kacang hijau, atau kacang merah membutuhkan waktu yang sangat lama di atas api. Akali dengan merendamnya dalam air selama beberapa jam sebelum dimasak. Untuk daging, Anda bisa memotongnya lebih kecil atau menggunakan teknik memasak 5-30-7 (5 menit direbus, 30 menit didiamkan dengan panci tertutup, 7 menit direbus lagi).
6. Cukup Gunakan Api Sedang
Banyak yang mengira memasak dengan api paling besar akan membuat makanan cepat matang. Faktanya, begitu air sudah mendidih, suhu air tidak akan bertambah panas meskipun api dibesarkan. Memasak dengan api sedang sudah sangat cukup untuk mematangkan masakan dengan merata tanpa membuang gas berlebihan.
7. Manfaatkan Sisa Panas Wajan atau Panci
Untuk masakan berkuah atau tumisan harian, Anda bisa mematikan kompor 1 hingga 2 menit sebelum makanan benar-benar matang sempurna. Sisa panas pada wajan atau panci (terutama yang berbahan tebal) masih sangat cukup untuk meneruskan proses memasak sampai tuntas tanpa perlu terus membakar gas.
Kesimpulan
Situasi kelangkaan gas memang menguji kesabaran, namun dengan sedikit perubahan kebiasaan saat memasak, kita bisa membuat stok gas di rumah bertahan lebih lama. Dapur tetap mengepul, dompet pun tetap aman!


Tinggalkan Komentar